Sabtu, 31 Maret 2012

Hari Tuberculosis


Hari Tuberculosis  Sedunia

Kapan sih hari tuberculosis itu???? Kok bisa ada  hari tuberculosis???

Hari TB sedunia (HTBS)  itu diperingati setiap tanggal 24 Maret. Tanggal ini dipilih untuk mengenang dan sebagai penghormatan kepada ilmuan Jerman Robert Koch yang lahir 24 Maret 1882. Koch adalah penemu kuman “Mycobacterium Tuberculosis”, yang merupakan penyebab penyakit Tubercolosis dimana di Indonesia dikenal dengan TBC. So,, inget truz ya guys..


Apa sih TB ituu????
Tuberkulosis atau TBC atau TB adalah penyakit infeksi menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB ( Mycobacterium tuberculaosis ). Penyakit ini merupakan penyakit menahun/kronis dan menular. Kuman ini dapat menyerang semua bagian tubuh manusia, dan yang paling sering diserang adalah organ paru (90%). Di Indonesia sendiri,  TBC merupakan penyebab kematian ke-2 setelah penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya.  Wow,, bahaya banget  ya ternyata…
Need you know,, di Indonesia, TBC merupakan masalah kesehatan, baik dari sisi angka kematian (mortalitas), angka kejadian penyakit (morbiditas), maupun diagnosis dan terapinya. Dengan penduduk lebih dari 200 juta orang, Indonesia adalah Negara ke-8 di dunia yang menderita penyakit TBC dan menempati urutan ketiga setelah India dan China dalam hal jumlah penderita di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia. Penyakit TBC akan jelas diagnosanya jika telah ada pemeriksaan dahak dari laborotorium.
            TBC banyak terdapat di kalangan penduduk dengan kondisi sosial ekonomi lemah dan menyerang golongan usia produktif (15-54 tahun). Sekitar 3/4 pasien TBC adalah golongan usia produktif. TBC membunuh lebih banyak kaum muda dan wanita dibandingkan dengan penyakit menular lainnya.

Gimana sih penularannya ??
Penularan TBC terjadi secara langsung ketika sedang berhadap-hadapan dengan si penderita, yaitu melalui ludah dan dahak yang keluar dari batuk dan hembusan nafas penderita. Secara tidak langsung dapat juga melalui debu, alat makanan dan minuman yang mengandung kuman TBC. Melalui medium air, TBC juga bisa bertahan dan menyebar.
Dari organ pernafasan, pendrerita dapat menularkan melalui bersin, batuk, atau hembusan udara yang keluar melaui hidung ataupun mulut. Kuman yang bertebaran di udara akan terhisap oleh orang yang ada disekitar melaui pernafasan dan masuk kedalam paru-paru, kemudian masuk kesaluran limfe paru dan dari sinilah menyebar keseluruh tubuh melaui aliran darah. Penderita TBC yang tidak berobat dapat menularkan penyakitnya kepada sekitar 10-15 orang dalam jangka waktu 10 tahun.
Bakteri ini selain menyerang organ paru-par juga menyerang organ-organ lain seperti sendi, otot, tulang, saluran kencing, sistem syaraf pusat, sumsum tulang dan sistem limfa.tetapi tidak semua organ yang terserang menimbulkan gejala yang secara langsung dapat kita rasakan. Misal saja jika yang diserang organ ginjal maka penderita mungkin akan mengalami masalah kencing darah.

Apa aja sih tanda2 TBC ituuu???
·         Pada Orang Dewasa
a.    Batuk dengan dahak lebih dari 3 minggu
b.    Sesak nafas dan nyeri dada
c.    Badan lemah, nafsu makan menurun dan berat badan turun
d.    Berkeringat malam walau tanpa aktivitas
e.    Demam meriang (demam ringan) lebih dari sebulan
·         Pada Anak-anak
a.    Berat badan turun selama 3 blan berturut-turu tanpa sebab jelas
b.    Berat badan anak tidak bertambah
c.    Tidak ada nafsu makan
d.    Demam lama dan berulang
e.    Muncul benjolan di daerah leher, ketiak, dan lipat paha
f.     Batuk lama lebih dari 2 bulan
g.    Nyeri dada
h.    Diare berulang dan tidak sembuh dengan pengobatan diare biasa

Apa aja sih faktor resiko penyebab penyakit TBC?

·         Umur
·         Jenis kelamin
·         Jenis pekerjaan
·         Kebiasann merokok
·         Tingkat pendidikan
·         Kepadatan hunian kamar tidur
·         Pencahayaan
·         Ventilasi
·         Kondisi rumah
·         Kelembapan udara
·         Status gizi
·         Kedaan sosila ekonomi
·         Perilaku sehari-hari


Gimana sih penegakan diagnosisnya??
1.      Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.
2.      Pemeriksaan fisik secara langsung.
3.      Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).
4.       Pemeriksaan patologi anatomi (PA).
5.       Rontgen dada (thorax photo).
6.      Uji tuberkulin.


Usaha - usaha Preventifnya apa aja nih yang bisa kita lakukan ??
1.         Menghindari saling berhadapan sat berbicara dengan penderita
2.         Mencuci alat makan dengn disinfektan atau menyendirikan alat makan penderita
3.         Mamberi wadah untyk berludah penderita yang diberi larutan desinfektan
4.         Pola hidup sehat 
5.    Sebisa mungkin tinggal di tempat/rumah yang memiliki cukup sinar matahari dan tidak lembab



So Guyyss.. yukk marii kita tanamkan POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT...
JANGAN LUPA SELALU MENGKONSUMSI MAKANAN YANG BERGIZI AKAN SISTEM PERTAHANAN TUBUH KITA KUAT .... :)


 source:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar